Limit Bandwidth di Mikrotik menggunakan Simple Queue – Sudah menjadi tanggung jawab seorang administrator jaringan untuk menjaga stabilitas dan performa jaringan agar tetap stabil dan handal digunakan. Banyak faktor yang mempengaruhi performa dan stabilitas koneksi jaringan, salah satunya adalah metode atau sistem pembagian bandwidth yang merata untuk setiap pengguna.
Salah satu router yang memiliki fitur atau kemampuan untuk menjalankan QoS adalah router mikrotik, pada OS yang digunakan mikrotik yaitu routeros mikrotik menerapkan fitur QoS yang dapat dilakukan dngan queue. Terdapat 2 fitur QoS pada mikrotik yaitu Simple queue dan Queue tree.
Artikel ini akan membagikan tutorial cara limit bandwidth di mikrotik dengan menggunakan fitur QoS Simple Queue.
Tutorial Limit Bandwidth di Mikrotik dengan Menggunakan Simple Queue
Dengan meenggunakan fitur QoS pada mikrotik yaitu simple queue kita dapat mengatasi permasalahan pembagian bandwidth agar merata kepada setiap pengguna.
Kenapa menggunakan Simple Queue? karena konfigurasi simple queue di mikrotik mudah diterapkan untuk melakukan manajemen atau limitasi bandwidth di mikrotik.
Di simple queue kita bisa memberikan pembagian bandwidth secara merata dengan sederhana yaitu hanya berdasarkan IP yang digunakan oleh Client dan juga memberikan minimum atau maksimal bandwidth yang ingin kita berikan kepada client tersebut.
Studi kasus:
Kita akan melakukan limitasi bandwidth pada client yang menggunakan ip 192.168.3091 dengan memberikan maksimal bandwidth upload dan download sebesar 512kb/s.
Berikut adalah langkah langkah cara limit bandwidth di mikrotik dengan simple queue.
1. Langkah pertama, kalian bisa membuka aplikasi winbox untuk melakuka remote routerboard mikrotik kalian. Jika sudah kalian bisa klik menu Queues setelah itu akan muncul window Queue List.
Lalu setelah itu pada menu diatas kalian pilih simple queue dan klik tombol add atau tanda [+] seperti gambar dibawah ini.

2. Setelah kalian sudah klik tombol tambah [+] akan muncul window simple queue, lalu pada window atau jendela ini kalian bisa melakukan konfigurasi limitasi bandwidth di mikrotik menggunakan simple queue.
- Name: pada field ini kalian bisa mengisikan dengan nama rule atau nama konfigurasi.
- Target: pada field ini kalian bisa mengisikan single IP, network IP, atau Multiple IP.
- Target Upload & Target Dowload: field ini bisa kalian isikan sesuai dengan maksimal bandwidth upload dan download yang ingin kalian berikan kepada client.
Contohnya seperti gambar dibawah ini.

Pada gambar diatas, field name saya berikan nama konfigurasi limit-test-1 lalu target saya isi dengan IP Address yang digunakan oleh client yaitu 192.168.30.91, jika kalian ingin memberikan limitasi pada IP Network kalian bisa memasukan IP Network pada field Target.
Sehingga jika ada client lebih dari 2 yang terhubung ke jaringan dengan menggunakan IP Network yang sudah kalian limitasi, client tersebut juga akan ikut terlimit.
Lalu pada target upload & target download saya berikan limitasi bandwitdh di 512k atau 512kb/s. Jika sudah maka di window atau jendela simple queue akan terlihat seperti gambar dibawah ini.

Selanjutnya kita test speed pada client yang IP Addre nya sudah kita limit yaitu 192.168.30.91, jika berhasil maka speed internet yang diterima oleh client tidak lebih dari 0,5Mbps atau sekiar 512kb/s

Demikian tutorial cara limit bandiwidth di mikrotik menggunakan simple queue, jika ada pertanyaan bisa gunakan kolom komentar untuk berdiskusi.

