HONET LOGO
Mikrotik

Cara Konfigurasi Script Simple Queue Otomatis di Mikrotik dari DHCP Server Lease

27/02/2025

Konfigurasi Script Simple Queue Otomatis di Mikrotik – Router Mikrotik adalah solusi yang sangat berguna dengan berbagai fitur yang membantu, seperti manajemen bandwidth melalui simple queues atau queue tree.

Dalam artikel ini, saya akan membagikan Anda tentang cara konfigurasi simple queues secara otomatis pada perangkat Mikrotik dari fitur DHCP Lease. Fitur ini dapat diaktifkan secara otomatis ketika pengguna terhubung.

Konfigurasi Script Simple Queue Otomatis di Perangkat Mikrotik dari DHCP Lease

Untuk konfigurasi simple queues otomatis Anda dapat dengan mudah menyalin atau copy dan menempelkan atau paste script berikut ini.

Script dibawah adalah script simple queue otomatis yang membaca dari DHCP client dan memberikan limit penggunaan bandwidth saja.

:local clientQueue [/queue simple find name="CLIENT DHCP"]
:local networkAddress "192.168.2.0/24"
:if ([:len $clientQueue] = 0) do={
  /queue simple add name="CLIENT DHCP" max-limit=50M/50M target="$networkAddress"
}
:local leaseHostName [/ip dhcp-server lease get [find where active-mac-address=$leaseActMAC && active-address=$leaseActIP] host-name]
:local clientName "$leaseHostName-$leaseActMAC"
:if ($leaseBound = "1") do={
  /queue simple add name=$clientName target=($leaseActIP . "/32") max-limit=5M/5M parent="CLIENT DHCP"
} else={
  /queue simple remove $clientName
}

Lalu script dibawah sama seperti script diatas, tetapi bedanya script dibawah terdapat penambahan konfigurasi yaitu burst-time, burst-threshold dan burst limit.

:local clientQueue [/queue simple find name="Total Bandwidth for Client"]
:local networkAddress "192.168.10.0/24"
:if ([:len $clientQueue] = 0) do={
  /queue simple add name="Total Bandwidth for Client" max-limit=200M/200M target="$networkAddress"
}
:local leaseHostName [/ip dhcp-server lease get [find where active-mac-address=$leaseActMAC && active-address=$leaseActIP] host-name]
:local clientName "$leaseHostName-$leaseActMAC"
:if ($leaseBound = "1") do={
  /queue simple add name=$clientName target=($leaseActIP . "/32") max-limit=10M/10M parent="Total Bandwidth for Client" burst-limit=16M/16M burst-time=10/10 burst-threshold=6M/6M
} else={
  /queue simple remove $clientName
}

Jika Anda ingin menyesuaikan batasan kecepatan sesuai kebutuhan, Anda dapat dengan mudah mengubah nilai “max-limit=512k/1024k” dalam script.

Lalu berikutnya, sekarang kalian buka aplikasi Winbox dan klik menu “IP”, pilih opsi “DHCP Server” di dalam menu IP. Kemudian, pilih server DHCP yang ingin Anda konfigurasi dengan skrip di atas.

Cara Konfigurasi Simple Queues Otomatis di Mikrotik dari DHCP Lease 2

Setelah Anda menentukan server DHCP yang ingin dikonfigurasi dengan script, langkah selanjutnya adalah klik dua kali pada server DHCP yang Anda pilih. Pada bagian “Name,” Anda memiliki opsi untuk menggantinya atau membiarkannya seperti itu saja, sesuai dengan preferensi Anda.

Kemudian, Anda hanya perlu menempelkan atau pastekan script yang telah Anda salin sebelumnya ke dalam kolom “Lease script,” seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Jika sudah Anda bisa simpan konfigurasinya dengan klik tombol “OK”.

Screenshot 2025 05 30 175126

Oke selanjutnya Anda bisa membuka/klik menu “Queues” dan selanjutnya mengklik tab “Simple Queues”.

Cara Konfigurasi Simple Queues Otomatis di Mikrotik dari DHCP Lease 4

Untuk memastikan apakah script berfungsi dengan baik, langkah selanjutnya adalah menghubungkan perangkat Anda ke jaringan Mikrotik yang telah dikonfigurasi.

Jika sebelumnya Anda sudah terhubung ke jaringan Mikrotik, cukup putuskan koneksi tersebut, kemudian sambungkan kembali.

Pantau perangkat Anda karena Mikrotik akan secara otomatis menerapkan pembatasan bandwidth saat perangkat anda sudah otomatis terdeteksi oleh mikrotik.

Jika konfigurasi berhasil, Anda akan melihat tampilan seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Screenshot 2025 05 30 175231

Berikut adalah langkah langkah konfigurasi simple queue otomatis dari dhcp lease. Silakan gunakan kolom komentar jika ada yang ingin ditanyakan

Tested di Routerboard Hex, HAPlite berhasil berjalan.

image 1