Enable API mikrotik untuk monitoring menggunakan grafana – Untuk bisa melakukan monitoring mikrotik dengan menggunakan grafana, diperlukan tools yang bisa export metrics mikrotik agar bisa dibaca oleh prometheus dan grafana, tools export metrics yang digunakan yaitu MKTXP Exporter.
Sebelum melanjutkan konfigurasi mktxp dengan prometheus dan grafana, diperlukan konfigurasi dari sisi mikrotik terlebih dahulu yaitu enable API pada mikrotik.
Berikut adalah step by step melakukan Enable API mikrotik untuk monitoring dengan menggunakan grafana.
Table of Contents
Enable API Mikrotik untuk Monitoring dengan Prometheus dan Grafana
1. Enable API Mikrotik
Remote mikrotik dengan menggunakan winbox ataupun remote menggunakan ssh, pada case ini saya menggunakan winbox untuk remote mikrotik.
Jika sudah masuk kedalam winbox, klik menu IP lalu pilih menu services akan muncul window Ip Service List, aktifkan service API.
Rubah port yang digunakan oleh service API jika dibutuhkan. Berikut adalah command untuk mengaktifkan service API di mikrotik
/ip service enable api
/ip service set api port=8778 address=0.0.0.0/0

2. Membuat Group dan User di Mikrotik
Langkah berikutnya adalah membuat Group dan User baru di mikrotik untuk kebutuhan monitoring mikrotik, untuk policies yang diberikan adalah test, read, winbox dan api.
Berikut adalah command yang digunakan untuk membuat group dan user baru
/user group add name=prometheus-monitoring policy=test,api,read,winbox
/user add name=user-monitoring group=prometheus-monitoring password=password
Jika melalui winbox, pilih menu system pada winbox lalu pilih menu Users akan muncul window Users List

Untuk membuat group, pada window User List pilih tab menu Groups lalu klik icon tambah [+]

Jika sudah klik apply atau ok. Jika sudah klik tab menu users.

Pada di tab menu users, klik tombol tambah [+] lalu masukan nama dan group yang sudah dibuat sebelumnya.

Jika sudah klik Ok atau Apply

Ok, sekarang sudah selesai konfigurasi mikrotik untuk kebutuhan monitoring mikrotik dengan menggunakan prometheus dan grafana yaitu enable API pada mikrotik.
Untuk memastikan, Anda bisa melakukan test telnet port API mikrotik untuk memastikan apakah port API mikrotik sudah bisa atau belum. Disini saya test dengan menggunakan perintah berikut:
telnet 192.168.10.1 8778
Formatnya adalah Telnet [ip-mikrotik] [port-api-mikrotik]

Jika test telnet berhasil connected, artinya mikrotik sudah siap untuk dimonitoring. Langkah berikutnya adalah setup Mktxp Exporter agar metrics dari mikrotik dapat dibaca oleh prometheus dan grafana.

